Wood Chip untuk Apa
Wood Chip untuk Apa

Sebagai sebuah jenis bahan bakar terbarukan, mungkin masih banyak orang yang belum tahu wood chip untuk apa. Sebab sebagian besar orang lebih mengenal berbagai sumber energi yang umum digunakan, seperti minyak bumi dan batu bara.

Wood chip mungkin belum terlalu populer di Indonesia, tapi di luar negeri sudah banyak digunakan. Bahkan Indonesia menjadi salah satu produsen yang mengekspor wood chip ke luar negeri.

Wood chip atau potongan kayu kecil tidak sama dengan pelet kayu meskipun material pembuatnya sama. Mari simak perbedaan keduanya dan manfaat dari wood chip sebagai bahan bakar biomassa.

Mengenal Kegunaan Wood Chip untuk Apa

Sebelum mengenal fungsinya, Anda perlu tahu dahulu bahwa serpihan kayu merupakan potongan kayu berukuran 5-50 mm. Diolah dari pohon-pohon, kemudian dipotong atau dihaluskan.

Hasil potongan ini kemudian diolah hingga berukuran 5-50 mm lalu dikeringkan hingga tingkat kelembapan sesuai persyaratan kebutuhan biomassa. Untuk ukuran akan disesuaikan dengan kebutuhan sistem boiler yang digunakan.

Penggunaan wood chip untuk apa yaitu menjadi sumber energi sistem boiler, bisa untuk industri maupun rumah tangga. Serpihan kayu ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan serbuk gergaji.

Wood Chip untuk Apa
Wood Chip untuk Apa

Akan tetapi, ukuran dan penggunaannya harus Anda perhatikan. Apabila ukuran terlalu besar dapat menyumbat sistem umpan boiler chip, tapi jika terlalu kecil dapat mengacaukan pembakaran boiler biologis.

Jadi, penggunaan serpihan kayu harus benar-benar memerhatikan sistem boiler yang digunakan. Penggunaan serpihan kayu merupakan praktik berkelanjutan dalam pengelolaan hutan. 

Pemanfaatan wood chip untuk apa, salah satunya agar bisa membantu pengelolaan sumber daya kayu berkelanjutan. Dengan kelembapan dan kandungan asam yang tepat, penggunaannya sebagai bahan bakar akan sangat membantu dunia industri maupun rumah tangga.

Keunggulan Wood Chip Dibandingkan dengan Pelet Kayu

Sebagian orang yang belum mengenal serpihan kayu mungkin akan berpikir bahwa bahan bakar terbarukan ini sama dengan pelet kayu. Padahal keduanya tidak sama.

Serpihan atau keripik kayu, bentuknya tipis dan merupakan hasil potongan dari pohon. Sedangkan pellet kayu merupakan serbuk gergaji atau sertuan kayu halus yang diekstrusi di bawah tekanan sehingga resin kayu mengikat bahan dan berbentuk silindris.

Kegunaan wood chip untuk apa hampir sama dengan pelet kayu. Namun, di Indonesia wood pellet lebih banyak digunakan sebagai alas kandang sehingga kebanyakan orang lebih mengenal pelet bukan wood chip. 

Meskipun keduanya tidak jauh berbeda dalam pemanfaatannya, tapi wood chip memiliki beberapa nilai unggul, yaitu:

  1. Lebih Murah

Jika dibandingkan dari segi harga wood chip memiliki harga jauh lebih murah dibandingkan wood pellet. Salah satu alasannya karena proses pembuatannya lebih mudah dengan bahan baku lebih mudah didapatkan.

Untuk penggunaan sebagai bahan baku penghasil uap atau listrik, serpihan kayu akan lebih efisien. Sehingga biaya per kwh akan lebih murah dibandingkan penggunaan pelet.

Sangat tepat digunakan dalam industri yang membutuhkan tenaga terbarukan ramah lingkungan dengan biaya lebih rendah.

  1. Sumber Bahan Baku Lebih Luas

Wood chip untuk apa, sudah sangat jelas manfaatnya, yaitu menjadi sumber bahan bakar biomassa yang lebih ramah lingkungan dengan kadar polusi sangat rendah. Sedangkan penggunaan pelet lebih beragam sehingga memerlukan bahan baku pilihan.

Dari segi material pembuat, tidak sulit mendapatkannya. Sebab bisa menggunakan bahan dari pohon apa saja, yang terpenting adalah proses pengolahan kemudian pengeringan hingga mencapai kelembapan 20% atau sesuai permintaan.

Bahannya bisa dari pohon-pohon yang ada di hutan Indonesia ataupun pepohonan dibudidayakan. Proses pencacahan hingga menjadi serpihan dan pengeringan akan menjadi kunci bagus tidaknya produk.

Namun, tentu saja setiap pohon yang menjadi material pembuat memiliki kualitas terbaik sehingga akan menghasilkan produk sesuai ketentuan ekspor.

  1. Kadar Kelembapan dapat Menyesuaikan Kebutuhan

Dibandingkan bahan bakar biomassa lainnya, serpihan kayu memiliki kadar kelembapan paling bagus. Sebab saat pengolahan tingkat kelembapan ini dapat diatur sehingga bisa sesuai dengan permintaan dari pemesan.

Tingkat kelembapan dan ukuran sesuai dengan kebutuhan mesin boiler masing-masing. Pembeli bisa memesan produk dengan permintaan tertentu sesuai kebutuhan, terutama ukuran dan tingkat kelembapannya.

  1. Tidak Bercampur dengan Berbagai Bahan Kimia

Manfaat wood chip untuk apa, yaitu menjadi bahan bakar biomassa. Oleh sebab itu, pembuatannya tidak bercampur dengan berbagai bahan kimia.

Mulai dari pemilihan bahan baku dari pepohonan, proses pemotongan pohon, pencacahan, hingga pengeringan, semua proses tidak menambahkan bahan kimia. 

Dengan demikian, kualitas sebagai bahan bakar tetap terjaga dan tidak membahayakan pengguna, terutama untuk hasil residunya.

Bagi para pelaku usaha, penggunaan bahan bakar terbarukan menjadi solusi pembatasan penggunaan bahan bakar minyak maupun batu bara. Salah satunya wood chip yang dapat digunakan menyalakan mesin boiler sehingga menghasilkan tenaga uap.

Penggunaan wood chip untuk apa yaitu menjadi bahan bakar terbarukan yang lebih aman, bukan hanya dapat digunakan dalam industri tapi juga rumah tangga.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai sekam bakar dan bahan biomassa lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://energibiomassa.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 untuk terhubung langsung dengan tim kami.