
Sebagian dari Anda mungkin ada yang belum tau perbedaan sekam bakar dan sekam mentah. Kedua sekam tersebut merupakan salah satu media tanam yang sering kali digunakan terutama pada tanaman-tanaman hias.
Itu karena keduanya mempunyai kandungan kimiawi penting yang memang sangat dibutuhkan untuk kesuburan tanaman. Dengan tingginya kebutuhan beras yang ada di Indonesia, media sekam ini begitu melimpah serta mudah ditemukan.
Tidak hanya saja, harganya sendiri juga sangat terjangkau untuk semua kalangan, namun Anda perlu tau. Di antara keduanya itu terdapat perbedaan dan dalam artikel kali ini kita akan bahas perbedaannya.
Perbedaan Sekam Bakar dan Sekam Mentah
Seperti telah dibahas sebelumnya, antara sekam mentah dan juga bakar terdapat perbedaan. Di bawah ini beberapa perbedaan kedua sekam tersebut, antara lain sebagai berikut :
- Unsur hara yang ada di dalamnya
Perbedaan sekam bakar dan sekam mentah yang pertama ada pada unsur hara di dalamnya. Apabila telah dibakar, sekamnya mempunyai kandungan Zinc (Zn) guna membantu tanaman lebih cepat berbuah.
Tidak hanya itu aja, sekamnya juga lebih steril apabila dibandingkan dengan yang masih segar. Atau mentah karena mengandung banyak penyakit dan juga jamur, Sekam padi atau mentah ini mengandung.
Unsur N sebanyak 1 % dan juga K 2 %, komposisi arang sekam paling banyak mengandung SiO2. Yakni sebanyak 52% serta unsur C sebanyak 31%, dan juga komposisi lainnya.
Seperti MgO, Fe203, MnO, K2O, CaO serta Cu dalam jumlah sangat kecil, juga mengandung beberapa bahan organik. Sementara sekam bakar mengandung P 0,15 %, N 0,32 %.
Kemudian mengandung Ca 0,96 %, K 0,31 %. Serta Fe 180 ppm, Zn 14,10 ppm, Mn 80,4 ppm, dan juga pH 6,8. Itulah perbedaan unsur hara yang terkandung dalam keduanya.

- Proses pengolahannya
Perbedaan sekam bakar dan sekam mentah yang berikutnya adalah pada proses pengolahannya. Bisa dikatakan, pembakaran yang dilakukan cukup sulit sebab harus tepat agar tidak menjadi abu.
Tidak hanya itu, Anda juga harus memperhatikan penggunaannya karena akan memiliki tingkatan pembakaran yang berbeda-beda. Bila sudah hangus 50% bisa digunakan untuk campuran atau media tanaman.
Tetapi tidak cocok bila digunakan untuk semai bibit, jadi jangan gunakan kedua sekam tersebut untuk semai bibit. Apabila memang sudah hangus 50 %, itu hanya bisa dibuat media tanaman saja.
Berbeda halnya apabila tingkat hangusnya mencapai 100%, bagus untuk campuran atau media tanam, termasuk semai bibit. Tidak hanya lebih steril serta banyak manfaatnya, Anda juga tidak perlu khawatir dengan kelembabannya.
- Mempunyai karakteristik yang berbeda
Perbedaan sekam bakar dan sekam mentah yang selanjutnya adalah keduanya mempunyai karakteristik berbeda. Apabila telah menjadi arang, maka akan makin ringan, tidak hanya itu, arang sekamnya juga kasar.
Sehingga mempunyai banyak pori, itu berarti sirkulasi udaranya semakin tinggi. Tidak hanya tentang sirkulasi udara saja, namun kapasitas menahan airnya juga tinggi, warnanya yang coklat kehitaman sesudah proses pembakaran.
Sehingga sinar matahari bisa terabsorbsi lebih efektif dan juga bisa mengurangi berbagai macam penyakit terutama bakteri. Sementara itu, Anda harus memperhatikan kadar air maupun cuaca.
Pada saat Anda menggunakan media tanam sekam mentah, hal tersebut karena sekamnya dapat menjadi sangat kering. Atau bahkan bisa jadi membusuk apabila kondisinya terlalu lembab.

- Perbedaan sifat
Perbedaan sekam bakar dan sekam mentah yang terakhir adalah perbedaan sifatnya. Sekam padi atau mentah merupakan limbah dengan sifat-sifat antara lain drainase, ringan dan aerasi yang baik.
Tidak mempengaruhi pH, ada ketersediaan larutan garam atau hara tapi memiliki kapasitas penyerapan air. Serta hara rendah namun harganya murah, sementara arang sekam, bisa mempengaruhi pH pada media tanam.
Sekam padi atau mentah juga bisa digunakan sebagai media pengganti humus bambu pada tanaman suplir. Perlu diketahui arang sekam adalah media yang steril, jadi sangat cocok untuk campuran tanah.
Maupun media tanam hidroponik, sekam bakar yang biasanya sering digunakan juga mempunyai tingkat pembakaran yang berbeda-beda tergantung penggunaannya. Semua tanaman dapat tumbuh baik dengan sekam bakar.
Namun harganya terbilang mahal karena proses pembuatannya memakan waktu serta bahan bakar yang banyak. Jadi kini Anda tidak perlu bingung lagi dengan perbedaan sekam bakar dan sekam mentah.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai sekam bakar dan bahan biomassa lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://energibiomassa.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 untuk terhubung langsung dengan tim kami.