Pelet dari Limbah Kayu Bakar
Pelet dari Limbah Kayu Bakar

Wood pelet dari limbah kayu bakar, pelet ini sudah sangat umum digunakan pada negara yang memiliki 4 musim sebagai bahan bakar alternatif. Biasanya pelet ini berguna untuk menggantikan batu bara.

Selain menjadi pengganti bahan bakar batu bara, pelet kayu juga memiliki banyak manfaat lainnya terutama bagi lingkungan. Untuk itu, simak pembahasan berikut ini. 

Kelebihan Menggunakan Pelet dari Limbah Kayu Bakar

Ada banyak keunggulan pelet kayu daripada bahan bakar lainnya, salah satunya adalah lebih ramah lingkungan. Dinilai lebih ramah lingkungan karena bahan bakar ini tidak menghasilkan asap atau CO2 dapat menciptakan polusi udara.

Pemanfaatan bahan bakar alternatif ini tidak hanya dapat memenuhi beragam kebutuhan rumah tangga, tetapi juga bisa memenuhi kebutuhan industri dalam perusahaan.

Selain penggunaan pelet dari limbah kayu bakar dinilai lebih ramah lingkungan, pelet kayu juga memiliki harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan gas LPG. Walaupun harganya lebih murah, kualitasnya lebih unggul.

Pelet dari Limbah Kayu Bakar
Pelet dari Limbah Kayu Bakar

Selain menjadi bahan bakar ramah lingkungan, wood pellet juga bisa menghasilkan listrik. Indonesia sebagai negara tropis, otomatis pohon akan tumbuh setiap tahunnya. 

Karena hal ini Indonesia memiliki potensi tinggi untuk menghasilkan wood pellet, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri tetapi juga bisa di ekspor ke luar negeri.

Salah satu kayu terbaik untuk dijadikan pelet adalah kaliandra merah. Satu ton pelet dari limbah kayu bakar ini akan setara dengan 120 gallon minyak tanah dan 4,775 kwh. 

Jadi, dengan memanfaatkan limbah-limbah dengan baik bisa menciptakan sumber bahan bakar alternatif yang lebih murah dan memiliki banyak sekali kelebihan daripada bahan bakar lain.

5 Mesin Pelet dari Limbah Kayu Bakar untuk Industri Rumahan

Lingkungan rumah Anda banyak menghasilkan limbah kayu bakar, jika terus dibiarkan tentu akan menimbulkan banyak masalah salah satunya mencemari lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut Anda bisa memanfaatkan peluang untuk bisa menghasilkan pelet sendiri.

Tidak perlu mesin yang besar, Anda bisa menggunakan lima alat biasanya digunakan untuk produksi berskala kecil hingga menengah berikut ini sangat cocok jika Anda ingin memulai industri rumahan wood pellet.

  1. Drum Chipper

Fungsi utama dari drum chipper adalah memecah potongan-potongan menjadi serpihan kecil kayunya memiliki lebar sekitar 3 hingga 5 cm dan tebalnya sekitar 1 cm. Mesin ini termasuk alat berat yang memiliki tenaga besar.

Jadi, untuk Anda yang menggunakan drum chipper pastikan sudah memiliki peralatan pengaman terutama menutupi bagian mesin agar serpihan kayunya tidak bertebaran kemana-mana. Alat ini tidak diperlukan jika bahan kayunya sudah menggunakan potongan kecil seperti limbah sisa produksi furniture.

  1. Hammer Mill

Mesin pelet dari limbah kayu bakar ini memiliki cara kerja sama seperti namanya. Hammer mill akan memukul kayu-kayunya menggunakan pukulan secara berulang sehingga akan menghasilkan serbuk kecil sebesar serbuk gergaji. 

Ukurannya sekitar 3 hingga 5 milimeter saja, nantinya serbuk-serbuk tersebut akan langsung disaring. Jika ukuran kayunya masih terlalu besar akan kembali dipukul menggunakannya hingga menjadi ukuran diinginkan.

  1. Rotary Dryer

Rotary dryer merupakan mesin yang mengalirkan udara panas ke dalam sebuah susunan drum, drum tersebut akan diputar secara perlahan dan juga konsisten. Oleh sebab itu, rotary dryer juga dikenal dengan julukan alat pengering berputar-putar.

Udara panas yang dialirkan ke dalam drum akan mengurangi kadar air pada serbuk kayunya sekitar 15%. Di pasaran tersedia rotary dryer paling kecil berdiameter 80 cm sangat cocok digunakan untuk industri rumahan.

Namun jika pelet dari limbah kayu bakar atau limbah kayunya berasal dari pabrik yang memakai kayu kering mesin ini tidak terlalu diperlukan. 

  1. Mesin pelet kayu

Mesin yang paling penting dalam produksi wood pelet adalah mesin ini. Alat ini berfungsi untuk mengubah serbuk kayu menjadi bahan bakar biomassa lebih padat. 

Mesin ini paling kecil memiliki kapasitas 1 ton hingga 1,5 ton per jamnya. Mesin paling kecil ini dianggap lebih cocok untuk Anda yang ingin memulai produksi limbah menjadi pelet. 

  1. Mesin pendingin

Untuk bisa menghasilkan pelet dari limbah yang berkualitas Anda harus memasukkan pelet dari sangat panas ke mesin pendingin. Alat pendingin akan mengalirkan suhu panas atau hangat terlebih dahulu.

Jika wood pellet yang masih panas dimasukkan ke dalam suhu udara dingin secara tiba-tiba akan membuat lebih cepat retak bahkan pecah. Selain itu mesin pendingin juga dapat membersihkan debu biasanya masih menempel di peletnya. 

Dalam pemilihan alat untuk membuat pelet dari limbah kayu bakar pastikan Anda memiliki mesin yang memiliki suku cadang kuat, mengonsumsi energi rendah serta mudah dipasang dan dioperasikan.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai sekam bakar dan bahan biomassa lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://energibiomassa.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 untuk terhubung langsung dengan tim kami.