
Sekam padi bakar merupakan limbah hasil bekas gilingan padi yang kemudian bermanfaat untuk menjadi media tanam. Meskipun banyak yang menganggap sekam padi sebagai limbah, tetapi dengan pengelolaan tepat sekam ini bisa bermanfaat sebagai media tanam. Hasil pemanfaatannya berupa sekam bakar. Kenali lebih jauh mengenai manfaat dan cara pembuatannya berikut ini.
5 Manfaat Sekam Padi Bakar Penting Diketahui
Di dunia pertanian, sekam padi ini sering berguna untuk penggemburan tanah. Selain itu, sekam padi ini juga seringkali diolah menjadi pupuk kompos. Pemanfaatan limbah padi ini juga berguna untuk mengurangi limbah padi tanpa harus menyia-nyiakannya lagi.
Pembuatan sekam ini tidak luput dari proses pembakaran tidak sempurna atau parsial dari sekam padi. Ada beberapa manfaat sekam bakar yang dapat bermanfaat sebagai media tanam.
Meningkatkan pH Tanah dan Menyerap Racun
Sekam padi bakar ini memiliki nilai pH yang cukup tinggi, yakni sekitar 8,5 hingga 9. Dengan demikian, sekam ini cocok di tanah yang bersifat asam guna meningkatkan pH tanah.
Pada umumnya, tanah memiliki berbagai macam racun dan penyakit yang dapat merusak tanaman. Tetapi, kini tidak perlu khawatir lagi, berkat pemberian sekam bakar, racun dan penyakit akan diserap dan disolasi.

Bantu Menjaga Struktur Tanah Supaya Gembur
Penggunaan sekam bakar sebagai campuran media tanam dinilai dapat membantu menjaga struktur tanah supaya bisa tetap gembur. Karena, sekam ini memiliki sifat porositas yang tinggi dan ringan. Sirkulasi udara tanaman akan menjadi lancar berkat penggunaan sekam bakar ini.
Bantu Jaga Unsur Hara
Setiap hasil pembakaran akan menghasilkan banyak pori-pori, bentuknya besar akan tetapi tetap ringan. Hal ini juga tidak terkecuali sekam padi bakar yang bermanfaat untuk mengikat dan menyerap unsur hara. Pori-pori ini juga dapat menjadi tempat pengembangbiakan mikroorganisme atau mikroba yang baik untuk tanaman.
Mengatasi Tanah yang Rusak Akibat Penggunaan Bahan Kimia
Sekam bakar memiliki klaim dapat mengatasi tanah yang rusak akibat bahan kimia. Cara penggunaannya hanya perlu memasukkan atau mencampurkan sekam ke tanah yang rusak akibat bahan kimia. Struktur tanah menjadi mudah menyerap air, aerasi dan drainase menjadi lebih baik. Hal ini juga yang membuat kemampuan tanah dalam mengikat air semakin meningkat.
Berfungsi sebagai Mulsa dan Memperindah Kebun
Perlu Ana ketahui, mulsa adalah lapisan pelindung pada tanah yang umumnya diletakkan sekeliling tanaman. Pemberian mulsa ini bermanfaat menjaga kelembaban tanah, disukai makhluk renik yang ada di tanah, dan menghambat gulma.
Penggunaan mulsa ini dapat memberikan manfaat tambahan untuk tanaman. Menggunakan mulsa dari sekam padi bakar dapat membuat kebun atau tanaman di dalam pot menjadi terlihat lebih rapi, bersih, dan lebih indah untuk dipandang.
Cara Pembuatan Sekam Bakar
Bila memiliki bahan-bahannya, tidak ada salahnya untuk membuat sekam bakar sendiri. Tidak hanya ekonomis, caranya juga mudah.
Alat dan bahan:
- Korek api
- Wadah
- Air
- Kuali tanah
- Kompor atau tungku kayu
- Pengaduk kayu
- Sekam padi sesuai kebutuhan
- Tungku
Langkah pembuatan:
- Masukkan sekam padi ke dalam kuali tanah dan letakkan kuali tersebut di atas kompor atau tungku kayu.
- Kemudian hidupkan api kompor lalu panaskan sekam selama dua menit.
- Setelah itu, lakukan pengadukkan sekam setiap satu menit sekali sampai sekam berubah warna menjadi hitam.
- Setelah proses aduk selama 30 menit, sekam menjadi warna hitam, berarti sekam sudah jadi.
- Matikan api dan biarkan suhu pada sekam turun.
Bila sekam padi bakar tersebut sudah di suhu yang dingin berarti sudah bisa digunakan untuk media tanam. Selamat mencoba, mudah bukan?
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://energibiomassa.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 untuk terhubung langsung dengan tim kami.