Wood Pellet Digunakan untuk

Ada berbagai alasan kenapa wood pellet digunakan untuk alas kandang hewan peliharaan maupun hewan ternak. Biasanya alas kandang menggunakan pasir jika peliharaannya adalah kucing, namun dengan berbagai pertimbangan kemajuan zaman, hadirlah pelet kayu.

Memperhatikan material alas kandang adalah hal penting karena dapat mempengaruhi kesehatan hewan maupun pemeliharanya. Alas bukan hanya berguna untuk mempercantik kandang, tetapi juga untuk memberikan fungsi penyerapan kotoran, dan sebagainya.

6 Alasan Wood Pellet Digunakan untuk Alas Kandang

Ada alasan tertentu kenapa wood pellet digunakan untuk alas kandang, padahal sebelumnya sudah tersedia pasir untuk kucing. Alasan tersebut karena seiring perkembangan zaman maka pemilik hewan diberikan pilihan untuk berbagai hal ini:

Wood Pellet Digunakan untuk
  1. Pengganti Pasir Kucing

Untuk beberapa pemilik hewan peliharaan, penggunaan pasir kucing mungkin mengganggu kualitas udara di rumah. Partikel kecil dari pasir mudah tersebar luas ke luar kandang dan membuat lantai menjadi lebih mudah kotor serta penuh debu.

Penyebaran butiran pasir ini membuat proses pembersihan lantai menghabiskan lebih banyak tenaga. Sebagai solusinya pengubahan pasir kucing ini dengan pelet kayu yang memberikan dampak lebih ramah lingkungan.

  1. Mudah Dibersihkan

Perbandingan pasir kucing dengan wood pellet digunakan untuk alas kandang karena pelet kayu memiliki metode pembersihan yang mudah. Proses penggantian atau pembersihan kandang dengan pelet kayu tinggal mengangkat satu bagian kemudian ganti jadi bagian baru.

Lain hal dengan pasir, ketika ada kotoran hewan menempel maka proses pembersihannya memakan waktu lebih lama. Selain itu, sulit mengganti beberapa bagian saja karena kebanyakan harus mengganti semua bagian tanpa terkecuali.

  1. Menyerap Bau Kotoran

Kebersihan kandang jadi jauh lebih terjaga karena material kayunya bisa menyerap bau pada saat hewan buang air kecil. Kemampuan material pelet kayu dalam menyerap bau air kencing hewan membuat kualitas udara di dalam rumah tidak terpengaruh.

Apalagi jika memasang air humidifier yang mampu melembabkan udara dan memberikan jaminan oksigen lebih baik. Sampai ini, pemanfaatan wood pellet digunakan untuk alas kandang sudah semakin terlihat jelas.

  1. Bisa Didaur Ulang

Bukti penggunaan pelet kayu yang ramah lingkungan juga dapat terlihat dari fungsinya sebagai salah satu benda daur ulang. Permasalahan sampah di Indonesia merupakan hal serius yang mengancam luas tinggal manusia dan kualitas udara serta air di Indonesia.

Dukungan daur ulang dari penggunaan pelet kayu setidaknya dapat mengurangi pencemaran udara dari sampah. Alih-alih sekali pakai dan terbuang begitu saja, Anda justru bisa menjadi salah satu agen perubahan untuk lingkungan hijau bumi.

  1. Bisa Jadi Pupuk 

Salah satu bentuk daur ulang dari pemanfaatan wood pellet digunakan untuk alas kandang adalah pemanfaatan gandanya sebagai pupuk. Jadi, saat alas kandang ini tidak lagi terpakai maka Anda tidak bingung membuangnya kemana.

Kembalikan saja kayu yang asalnya dari alam ke alam lagi maka keseimbangan tanah akan tercipta. Kayu dengan kandungan kotoran hewan justru mampu menjadi pupuk yang secara sengaja atau tidak sengaja menyuburkan tanah.

  1. Hemat Biaya dan Perawatan

Terakhir, alasan yang tidak bisa Anda tolak adalah berdasarkan keseluruhan biaya pembelian sampai perawatan maka tergolong lebih hemat. Perawatan yang sederhana membuat proses pemeliharaan hewan maupun kandang jadi lebih murah.Hemat secara biaya ini mendapatkan dukungan juga dari hemat secara waktu. Ada alasan tertentu kenapa sekarang peternak menggunakan wood pellet digunakan untuk berbagai tujuan, salah satunya sebagai alas kandang yang menstabilkan bau kotoran.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai wood pellet dan bahan biomassa, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://energibiomassa.com/. Anda juga bisa klik link WhatsApp https://wa.me/6281929391980 untuk terhubung langsung dengan tim kami.